9 April 2026 1:13 pm

Looker Studio vs Power BI vs Tableau: Perbandingan Jujur untuk Bisnis Marketing Indonesia

Tiga nama yang paling sering muncul saat mencari tool dashboard marketing: Looker Studio, Power BI, dan Tableau. Artikel ini membandingkan ketiganya secara objektif — khusus untuk bisnis marketing di Indonesia skala UKM hingga menengah.
...
Overview Singkat


Looker Studio
Power BI
Tableau
Developer
Google
Microsoft
Salesforce
Model harga
Gratis
Freemium
Berbayar
Paling cocok untuk
Google Workspace bisnis
Microsoft 365 ekosistem
Enterprise, tim data besar

...

Looker Studio (Google Data Studio)


Harga: Gratis
Tidak ada biaya lisensi untuk pengguna standar. Tidak ada batas pengguna — share dashboard ke seluruh tim tanpa biaya tambahan per user.

Kelebihan: Terintegrasi sempurna dengan ekosistem Google (GA4, Google Ads, Sheets, BigQuery). Gratis tanpa batas pengguna. Collaborative real-time. Berbasis web, tidak perlu instalasi. Data tetap di akun Google Anda.

Kekurangan: Lebih terbatas untuk analitik yang sangat kompleks. Koneksi ke platform non-Google sering butuh workaround via Sheets.

...

Power BI (Microsoft)


Harga: Rp160.000–Rp800.000+/user/bulan
Power BI Desktop gratis tapi hanya Windows dan tidak bisa share. Power BI Pro: ~Rp160.000/user/bulan. Untuk tim marketing 5 orang: minimum Rp800.000/bulan.

Kelebihan: Sangat powerful untuk data modeling dengan DAX. Integrasi kuat dengan Microsoft 365. Visualisasi lebih beragam.

Kekurangan: Biaya langganan per user yang cepat naik. Learning curve tinggi. Kurang optimal di lingkungan non-Microsoft. Desktop app hanya Windows.

...

Tableau


Harga: Rp240.000–Rp1.200.000+/user/bulan
Tableau Creator (untuk build dashboard): Rp1.200.000/user/bulan. Tableau Viewer (hanya lihat): Rp240.000/user/bulan. Untuk tim 5 orang: minimum Rp2.160.000/bulan.

Kelebihan: Visualisasi terbaik di industri. Performa tinggi untuk dataset besar. Drag-and-drop interface yang intuitif.

Kekurangan: Paling mahal. Overkill untuk kebutuhan marketing dashboard standar. Butuh dedicated person untuk maintain. Tidak worth it untuk UKM.
...

Integrasi dengan Platform Marketing Indonesia



Platform
Looker Studio
Power BI
Tableau
Google Ads
Native ✓
Connector
Connector
Meta Ads
Via Sheets
Connector
Connector
Shopee
Via Sheets/Script
Via Excel
Connector
TikTok Ads
Via Sheets
Via Excel
Connector

...

Kesimpulan: Mana yang Terbaik untuk Bisnis Marketing Anda?


Pilih Looker Studio jika: bisnis skala UKM hingga menengah, tidak punya tim data analyst dedicated, sudah pakai Google Workspace, jual di marketplace Indonesia, budget tidak besar untuk tool analytics.

Pilih Power BI jika: sudah investasi di ekosistem Microsoft 365, punya data analyst yang bisa belajar DAX, kebutuhan analitik lebih complex.

Pilih Tableau jika: skala enterprise dengan tim data besar, kebutuhan visualisasi sangat advanced, budget bukan pertimbangan utama.


...

Kenapa Mitrametrik Memilih Looker Studio


Mitrametrik secara sadar membangun semua custom dashboard menggunakan Looker Studio + Google Ecosystem — karena ini pilihan terbaik untuk target klien kami: bisnis marketing Indonesia skala UKM hingga menengah yang butuh dashboard powerful tanpa biaya enterprise.

Mau dibuatkan custom dashboard marketing?




Blog Post Lainnya
Dashboard Iklan Meta Ads: Kenapa Ads Manager Saja Tidak CukupAnda sudah pakai Meta Ads. Anda sudah tahu cara baca ROAS di Ads Manager. Tapi ada satu pertanyaan yang belum terjawab oleh Ads Manager:. "Dari semua yang terjual lewat iklan Meta, berapa yang benar-benar jadi profit setelah dipotong COGS, biaya pengiriman, dan biaya marketplace?". Ads Manager tidak bisa jawab itu. Dan itulah kenapa Anda butuh dashboard iklan Meta Ads yang lebih dari sekadar data platform. . Masalah dengan Mengandalkan Ads Manager Saja. 1. ROAS di Ads Manager ≠ ROAS bisnis Anda. ROAS yang ditampilkan Meta adalah omset yang diatribusikan ke iklan dibagi spend. Tapi itu tidak memperhitungkan: COGS, biaya marketplace jika produk juga dijual di Shopee/Tokopedia, biaya pengiriman, dan retur/pembatalan. Anda bisa punya ROAS 5x di Ads Manager tapi margin bisnis yang negatif — kalau semua biaya diperhitungkan. 2. Tidak bisa dibandingkan dengan channel lain. Bagaimana Anda tahu bahwa budget iklan Meta lebih efisien dari TikTok Ads atau Shopee Ads? Kalau datanya di platform
Jasa Dashboard Marketing Custom: Solusi untuk Bisnis yang Sudah Muak Rekap ManualKalau Anda sedang mencari jasa dashboard marketing, kemungkinan besar Anda sudah merasakan salah satu dari ini:. Anda berjualan di beberapa platform sekaligus — Shopee, TikTok, Lazada, Blibli, Zalora, Website sendiri, Meta Ads, Google Ads, Tiktok Ads — tapi tidak punya satu tempat yang kasih gambaran utuh. Tim marketing Anda menghabiskan berjam-jam setiap minggu hanya untuk rekap data ke Excel. Anda tidak tahu dengan pasti iklan mana yang benar-benar menghasilkan, dan mana yang membakar budget. Kalau iya, artikel ini tepat untuk Anda. . Apa Itu Jasa Dashboard Marketing? Jasa dashboard marketing adalah layanan profesional yang membantu bisnis membangun sistem visualisasi data marketing — menggabungkan semua sumber data (platform iklan, marketplace, tools analitik) ke dalam satu tampilan yang bisa dibaca dan digunakan untuk pengambilan keputusan.Yang membedakan dashboard marketing dari sekadar "laporan" adalah: dashboard bersifat real-time atau near-real-time, interaktif, dan
Alamat
0812 2225 5506
mitrametrik@gmail.com
Jl Sunan Ampel 109, Singosari, Kab. Malang
Social Media
-
@2025 Urwah Albariqi